web counter
TipsTips Xiaomi

Arti Anti Roll Back (ARB) Xiaomi, Bahaya dan Cara Mengetahui

Ilustrasi (Gambar: XDA)

Xiaomi saat ini sedang menerapkan fitur keamanan bernama Anti Roll Back (ARB) ke beberapa ponsel miliknya. Lalu apa sih sebenarnya Anti Roll Back itu?

Dari pada panjang-panjang cari teori di Google, biar Banghape persingkat saja. ARB ataupun Anti Roll Back itu merupakan sistem keamanan terbaru yang sebenarnya sudah ada di perangkat OS Android Oreo.

Apa itu Anti Roll Back (ARB)

Jadi fitur ini memang sengaja dirilis oleh Google di Android Oreo. Dengan adanya fitur ini, maka pengguna tidak bisa melakukan downgrade (penurunan sistem OS). Jika tetap melakukannya maka akan terjadi brick (mati total).

Misalnya, saat ini kamu berada di Android Oreo. Lalu rasanya ada fitur yang mengganggu sehingga ingin turun lagi ke Android Nougat. Nah, ketika fitur ini aktif dan kamu melakukan flashing terhadap ROM yang menggunakan Android Nougat, maka sistem Anti Roll Back akan bekerja dan membuat ponsel kamu mati total.

Namun jangan khawatir, Google merilis fitur tentu menyediakan cara untuk mematikannya. Jadi pengguna berhak untuk tidak menggunakan fitur ini. Meski begitu, Banghape belum mengetahui bagaimana cara untuk mematikan fitur yang sebenarnya sudah disediakan ini.

Mengapa harus ada Anti Roll Back (ARB) ?

Bloatware
Ilustrasi (Gambar: makeuseof.com)

Sebenarnya fitur ini ada bukan untuk merusak smartphone kamu. Jadi, setiap bulannya Google melakukan patch atau singkatnya pembaharuan terhadap sistem keamanan smartphone kamu.

Misal, ada patch Android Oreo untuk bulan September 2018. Nah, pembaharuan ini akan meningkatkan sistem keamanan dan mengatasi virus, bloatware dan sejenisnya yang bisa menjangkit smartphone kamu.

Nah, bayangkan saja, jika kamu sengaja turunin versi android ke yang lebih lama, artinya kamu sedang membuka celah untuk semua virus, bloatware dan sejenisnya masuk ke smartphone kamu bukan?

Lalu, apa bedanya Anti Roll Back (ARB) di Xiaomi ?

Redmi Note 5
Fitur ARB di Redmi Note 5 (Gambar: BGR India)

Beda. Google membuat fitur ini dengan memberikan hak kepada pengguna untuk mematikannya. Berbeda dengan Xiaomi yang secara resmi tidak memberikan hak untuk mematikan fitur tersebut.

Saat ini fitur ARB masih berlaku untuk Redmi Note 5 dan Redmi S2. ARB pada Xiaomi memiliki dua versi yakni Anti 3 dan Anti 4. Jadi singkatnya, downgrade yang dilarang adalah penurunan dari ROM Anti 4 ke Anti 3.

Misal ROM Anti 3 itu adalah MIUI 8.5.6 dan MIUI 8.5.7, sedangkan Anti 4 adalah MIUI 8.9.1 dan MIUI 8.9.2 (versi ROM hanya sekedar contoh). Nah, yang dilarang di sini adalah penurunan dari ROM 8.9.1 ke 8.5.7. Hal ini dikarenakan sudah berbeda versi ARB.

Baca juga:  Cara Melihat Aplikasi yang Paling Banyak Memakan Kuota Internet pada Xiaomi

Tapi, jika kamu ingin menurunkan dari MIUI 8.5.7 ke 8.5.6 dengan sama-sama Anti 3, maka hal ini tidak menjadi masalah. Sama dengan penurunan dari MIUI 8.9.2 ke 8.9.1 yang sama-sama menggunakan Anti 4.

Lalu bagaimana melihat versi Anti Anti Roll Back smartphone ?

Gampang saja, kamu tinggal masuk ke fastboot dan mengetikkan kode “fastboot getvar anti” pada CMD kamu. Nanti hasilnya akan tampak seperti di bawah ini.

Anti Roll Back
Hasil cek versi ARB pada perangkat Xiaomi

Nah dari pemberitahuan resmi oleh Xiaomi, mereka mengatakan jika ROM Global Beta maupun China mulai dari versi 8.7.6 dan ROM Global Stable maupun China mulai dari versi 9.5.19 sudah masuk dalam ARB Anti 4.

Jadi jika berada pada ROM tersebut, jangan coba-coba melakukan flashing ROM versi 8.7.5 ke bawah dan 9.5.19 ke bawah.

Bagaimana dengan Custom ROM ?

Redmi Note 5
Redmi Note 5 menggunakan Custom ROM AOSP Pie (Gambar: tweakguy.com)

Tenang saja, selama tidak berbasis MIUI, kamu tetap bisa menggunakan ROM lain seperti yang berbasis AOSP (AEX, Pixel Expirience, LineAge OS dan lainnya). Tapi ingat, ketika kembali nanti ke MIUI, gunakan ROM dengan versi Anti ARB yang sama sebelum melakukan flashing ROM berbasis AOSP.

Kalau mau ganti ROM yang berbasi MIUI seperti MIUI Pro, Xiaomi Eu dan lainnya, maka kamu tetap harus lihat versi Anti ROM tersebut.

Sangat mudah dicerna bukan? Intinya ini bukan untuk merusak smartphone kamu, hanya melakukan proteksi agar tidak terjadi masalah ke depannya. Jika kamu rajin bermain di grup-grup sosial media seperti Facebook, mungkin sekarang sudah ada cara untuk menghidupkan smartphone yang mati total karena ARB.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat buat kamu yah. Untuk selanjutnya, Banghape mungkin akan memberikan tutorial unbrick smartphone kamu yang terkena ARB. Nantikan saja yah.

Tags

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker