TipsTips Xiaomi

Tips Mengetahui Apakah Xiaomi Kamu Rusak Hardware atau Software

Rusak Hardware atau Software
Ilustrasi

Kerusakan smartphone terkadang tidak bisa kita hindari. Ada yang terkena rusak ringan bahkan berat seperti hardware. Namun jangan berburuk sangka dulu, ada kemungkinan bahwa kerusakan smartphone kamu sebenarnya terbilang sedang atau ringan. Hanya saja kamu tidak tau apakah smartphone kamu rusak hardware atau software.

Nah, tips kali ini saya berikan untuk kamu yang penasaran apakah smartphone kamu sebenarnya mengalami kerusakan pada bagian sistem atau malah sudah terkena hardware-nya. Seperti judul di atas, tips ini berlaku untuk pengguna Xiaomi dan mungkin bisa diterapkan pada brand lainnya.

1. Restart Ulang Smartphone

Langkah pertama yang bisa kita lakukan adalah dengan restart smartphone Xiaomi kamu. Jika ada masalah pada Xiaomi kamu, coba dulu matikan lalu hidupkan, jika tidak muncul lagi masalah yang tadi, berarti tidak ada masalah pada hardware smartphone.

2. Reset Pengaturan Pabrik

Nah, cara berikutnya adalah dengan melakukan reset pengaturan pabrik. Jika masalah tadi tidak bisa diatasi dengan tips nomor 1, maka kamu coba reset ke pengaturan pabrik. Caranya sangat mudah, masuk ke aplikasi Setting > Additional Setting > Backup & Reset > Factory Data Reset. Ikuti perintahnya dan tunggu hingga selesai.

3. Ganti ke ROM Lain

Jika masih belum teratasi masalah smartphone kamu, silahkan coba ganti ROM smartphone-nya. Pertama-tama coba gunakan ROM versi terbaru Xiaomi resmi. Jika belum bisa juga, gunakan custom ROM yang tetap berasal dari MIUI seperti MIUI Pro, XiaomiEU, Mi Force dan lainnya.

Jika perlu, kamu juga bisa menggunakan custom ROM base AOSP jika tersedia. Contohnya adalah AEX, Pixel Experience, DotOS, LineageOS dan lainnya.

Baca Juga :  Booth dan Lokasi Mendukung Untuk Beli Kartu Internet by.U

4. Deteksi Fastboot dan Instal ROM

Cara ini juga bisa jadi alternatif buat kamu. Jika memang masalah smartphone kamu belum teratasi, coba deteksi fastboot dengan komputer. Kamu bisa membuka artikel “Cara Mudah Mengatasi Fastboot Xiaomi yang Tidak Terdeteksi” untuk mengetahui cara mendeteksi fastboot.

Jika terdeteksi, mungkin masih ada harapan yakni dengan menggunakan Mi Flash dan melakukan flash dengan ROM versi file “.tgz“. Ukuran filenya sekitar 1-3GB.

5. Diskusi dan Temui Ahlinya

Jika semua tips di atas tidak bisa dan masalah smartphone kamu belum terselesaikan, kamu pasti putus harapan dan sudah bisa mengatakan “smartphone saya rusak hardware sepertinya“. Yah memang ada kemungkinan, namun ada satu tips lagi, yakni berdiskusi.

Disini kamu bisa coba masuk ke grup Facebook seri smartphone Xiaomi kamu. Selanjutnya coba ajukan pertanyaan apakah ada yang sama dengan masalah smartphone kamu. Jika memang ada dan masih belum menemukan solusinya, kemungkinan besar itu adalah bug atau kecacatan sistem yang belum diperbaiki. 

Namun jika tidak ada, maka kemungkinan besar ada masalah pada hardware smartphone kamu. Mungkin banyak yang bertanya, “kasusnya seperti apa sih“. Contoh yang cukup banyak mengalami adalah kasus Burn In. Beberapa mengatakan ini masalah hardware, lainnya mengatakan sistem saja.

Jadi ketika melakukan flash ulang, kasus burn in-nya teratasi. Meskipun begitu, ada juga yang masih tetap muncul dan belum teratasi sampai sekarang. Jika sudah seperti ini, kamu hanya bisa melakukan perbaikan di Mi Services Center ataupun gerai smartphone terpercaya kamu.

Begitulah tips yang bisa kamu terapkan untuk mengetahui apakah smartphone Xiaomi kamu rusak hardware atau software. Semoga bisa membantu walaupun hanya sedikit.

Tags

Michael Sihombing

Hanya seseorang anak muda yang gemar dengan dunia smartphone dan senang berbagi ilmu. Selalu tertarik dengan smartphone kece harga kere. Follow Instagram @chael.sihombing.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close